WA IndoSBOBET88

+855 976 819 167

SMS IndoSBOBET88

0852 1182 6836

BBM IndoSBOBET88

2BD74C5C

Line IndoSBOBET88

indosbobet88

Selamat datang di Indosbobet88, Mohon perhatikan Rekening Deposit aktif kami sebelum melakukan Deposit.

Indosbobet88 – Manajer Manchester United menyatakan, bahwa Paul Pogba belum jadi pemain terbaik dunia. Mourinho memprediksi, bahwa gelar kemenangan akan didapatkan oleh pemain striker, bukan pemain gelandang.

 

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa pemain sepak bola terbaik adalah para pemain yang memiliki ketrampilan yang bagus ketika bermain sepak bola di lapangan hijau. Para pemain berbakat adalah para pemain yang memiliki kesempatan luas untuk menjadi pemain bola terbaik dunia. Dibarengi dengan kemampuan mencetak gol, maka prestasi sebagai pemain sepak bola dunia akan semakin sempurna. Sehingga banyak sekali pemain yang memperebutkan posisi sebagai pemain terbaik dunia. Persaingan ketat pun terjadi di lapangan hijau.

 

Namun, kabar terkini menyebutkan bahwa Pogba belum jadi pemain terbaik dunia. Padahal prestasi Paul Pogma sudah tidak perlu diragukan lagi. Sebelum masuk ke tubuh MU, Pogba sudah dinobatkan sebagai pemain sepak bola yang paling mahal di dunia. Sebelumnya, dia mendukung tim Juventus dan banyak torehan prestasi gemilang yang telah dicatatnya.

 

Namun, di awal musim kali ini, MU tertarik dengan membeli Paul Pogba dengan harga 89.3 juta Poundsterling. Mu tertarik dengan prestasi Pogba yang sangat gemilang. Kegesitannya dalam menaklukkan bola di lapangan menggunakan taktik yang matang.

 

Namun Mourinho, sang manajer MU masih pesimis jika Pogba belum jadi pemain terbaik dunia. ini da dikarenakan sebuah tradisi kemenangan sebagai “Pemain Terbaik Dunia” selalu dilimpahkan kepada striker.

 

Bukan hanya itu saja, yang menjadi ganjalan tentang pernyataan Pogba belum jadi pemain terbaik dunia adalah, bahwa gelar “pemain terbaik dunia” selalu diberikan kepada pemain yang bisa mencetak banyak gol. Untuk pemain yang tidak bisa mencetak banyak gol, hanya bisa gigit jari pada kenyataannya di lapangan.

 

Padahal semua pemain sepak bola seharusnya memiliki hak yang sama. Entah mereka sebagai kipper atau pun sebagai bek tengah. Karena mereka juga memiliki prestasi sendiri dengan posisinya di lapangan hijau. Walaupun juga mereka bukan mencetak gol, tetapi mereka memiliki peran yang sama-sama penting untuk membuat tim menjadi unggul dari pada tim lawan.

 

Mourinho sendiri menyatakan, bahwa dirinya tidak masalah dengan Pogba belum jadi pemain terbaik dunia karena Mourinho tidak mementingkan gelar “pemain terbaik dunia” untuk pemainnya itu. Yang terpenting adalah kualitas para pemainnya. Karena kualitas inilah yang akan membuka mata dunia.

 

Walaupun Pogba belum jadi pemain terbaik dunia, tetapi Mourinho yakin, bahwa Pogba pantas untuk menjadi pemain gelanggang terbaik dunia. Karena kemampuan Pogba yang sangat bagus ketika sedang menjalani posisinya menjadi gelanggang di lini tengah tim. Sang manajer MU ini pun yakin, bahwa masih belum ada satu pemain pun yang mengalahkan kemampuan Pogba.

 

Semangat Pogba di tengah stigma manajernya, Pogba belum jadi pemain terbaik dunia, masih sangat membara. Dia selalu rajin berlatih dan selalu menunjukkan semangatnya dalam setiap latihan. Pogba memiliki banyak cara untuk mengembangkan diri. Dia memiliki kemampuan yang luar biasa. Didukung dengan performa fisik yang mumpuni, otak yang cerdas dalam mengatur strategi penyerangan, terampil dalam merealisasikan strategi, lincah dalam menggiring bola, dan cekatan membuat nilai plus yang dimiliki oleh Pogba.

 

Mourinho memang pesimis, bahwa Pogba belum jadi pemain terbaik dunia untuk musim ini, karena posisinya yang hanya sebagai gelanggang. Tetapi bukan berarti Pogba tidak bisa mencetak gol. Mourinho menaksir jika Pogba akan bisa mencetak gol jika mampu bekerja sama dengan Zlatan Ibrahimovic.


18+
most trusted

© 2012-2017 IndoSbobet88

© 2012-2017 Agen Sbobet | Judi Bola | Agen Casino Online Terpercaya