WA IndoSBOBET88

+855 976 819 167

SMS IndoSBOBET88

0852 1182 6836

BBM IndoSBOBET88

2BD74C5C

Line IndoSBOBET88

indosbobet88

Selamat datang di Indosbobet88, Mohon perhatikan Rekening Deposit aktif kami sebelum melakukan Deposit.

Indosbobet88.org – Bayern Munich memang mengalami awal musim yang jauh dari ekspektasi setelah menahan imbang Wolfsburg 2-2 dan menelan kekalahan dari Hoffeinheim 0-2. Tentu hasil buruk di Bundesliga tersebut membuat pelatih Bayern memiliki posisi yang tidak aman.

 

Banyak yang menduga, jika sang pelatih akan segera didepak jika tidak bisa memberikan hasil maksimal untuk Die Roten. Kekalahan telak Bayern pada laga pertandingan Liga Champions membuat pemecatan Carlo Ancelotti tak bisa dihindari dan harus angkat kaki dari Liga Jerman tersebut.

 

Padahal jejak sang pelatih baru dimulai musim lalu setelah resmi menggantikan Pep Guardiola. Namun, faktanya Don Carlo harus memupus harapan membawa Bayern ke strata tertinggi setelah hasil yang tak membaik.

 

Dihajar Paris Saint German dengan skor 0-3 membuat Die Roten terpuruk. Selain itu, kabar mengenai keretakan hubungan dengan beberapa pemain menambah kabar pemecatan Carlo Ancelotti. Sang CEO Bayern pun segera menggelar rapat internal memutuskan pemecatan Carlo Ancelotti secara resmi pada tanggal 28 September 2017.

 

Pemecatan Carlo Ancelotti sendiri tampaknya membuat sang pelatih harus beristirahat sejenak meski banyak rumor beredar, bahwa klub lain menginginkan tangan dingin Don Carlo. Don Carlo menyatakan, bahwa dirinya menginginkan beristirahat sejenak sebelum mulai melatih klub sepak bola lagi. Hal tersebut diungkapkan sosok pria berusia kelahiran tahun 1959 tersebut dilansir Sky Sports.

 

Don Carlo menyatakan, bahwa dirinya menginginkan waktu bersantai hingga kemungkinan 10 bulan ke depan. Tentu dengan rekam jejak pelatih asal Italia yang sangat bagus tersebut tak akan membuat langkah Ancelotti kesulitan. Ia pernah mengasuh klub sepak bola dengan prestasi mentereng sebelum pindah hingga pemecatan Carlo Ancelotti dari Bayern Munich terjadi. Klub yang sempat merasakan taktik jitu Ancelotti pun pernah Berjaya baik di Liga atau Liga Champions.

 

Sebut saja Parma yang merupakan klub awal sang pelatih setelah berhasil mempromosikan Reggiana ke Serie A. Selama dua musim di Parma, Ancelotti berhasil mengantarkan klub tersebut bersaing di LIga Champions.

 

Kesuksesan Ancelotti pun semakin meningkat setelah melatih AC Milan pada musim 2002/2002. Total sang pelatih berhasil mempersembahkan 2 Piala Liga Champions, 2 Piala Super Eropa, 1 gelar Scudetto, 1 gelar COPA Italia, 1 Piala Super Italia dan 1 Piala Sepakbola AntarKlub.

 

Chelsea berhasil meraih gelar Liga Primer dan Commuinity Shield dibawah tangan Ancelotti. Bahkan, pelatih Italia ini pun pernah menyumbangkan gelar Liga Champions pada musim perdananya bersama Real Madrid. Tentu Ancelotti termasuk seorang pelatih sepak bola paling sukses dalam sejarah.

 

Pemecatan Carlo Ancelotti dari Bayern Munich tampaknya tidak terlalu berpengaruh pada karir pria 58 tahun tersebut. Rumor pun beredar, bahwa Ancelotti kembali diinginkan AC Milan setelah Vicenzo Montella juga mengalami nasib buruk.


18+
most trusted

© 2012-2017 IndoSbobet88

© 2012-2017 Agen Sbobet | Judi Bola | Agen Casino Online Terpercaya