WA IndoSBOBET88

+855 976 819 167

SMS IndoSBOBET88

0852 1182 6836

BBM IndoSBOBET88

2BD74C5C

Line IndoSBOBET88

indosbobet88

Selamat datang di Indosbobet88, Mohon perhatikan Rekening Deposit aktif kami sebelum melakukan Deposit.

Indosbobet88.org – Mungkin kegagalan meraih gelar juara Liga Champions musim lalu adalah mimpi buruk bagi Juventus. Selama tiga musim terakhir, Juventus berhasil melaju ke partai final dua kali yakni pada tahun 2015 dan 2017. Sayang, Juventus juara Liga Champions harus dihempaskan oleh dua raksasa asal Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Pada final 2015, Juventus harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-3 sedangkan tahun 2017 harus menelan kekalahan dari Real Madrid dengan skor 1-4.

 

Faktanya, Massimiliano Allegri sebagai pelatih Juventus mengaku bahwa Juventus juara Liga Champions adalah mimpi besar namun bukan sebuah obsesi. Menurut sang pelatih yang telah bergabung dengan Bianconerri sejak menggantikan Antonio Conte pada tahun 2014 yang lalu tersebut, Juventus berhak juara. Namun, upaya para pemain yang telah berhasil masuk final Liga Champions selama dua kali adalah salah satu kesuksesan berarti.

 

Tidak semua klub bisa masuk final Liga Champions setiap mengikuti kompetisi kasta tertinggi Eropa itu. Berhasil terus stabil berada dalam delapan besar klub berpengaruh di Eropa merupakan salah satu keinginan Juventus. Tentu Juventus juara Liga Champions merupakan harapan besar Allegri termasuk seluruh pendukung Si Nyonya Tua. Juventus sendiri telah lama sejak trofi Si Kuping Besar dibawa ke Turin pada tahun 1995.

 

Salah satu keunggulan yang membuat Juventus juara Liga Champions bukanlah sesuatu yang tidak mungkin adalah motivasi. Menurut mantan pelatih AC Milan tersebut, skuad pemain Juventus selalu memiliki motivasi besar untuk menangkan gelar prestisius tersebut. Bukan hal yang tidak mungkin jika Allegri bisa mempersembahkan treble winner setelah gagal pada tahun 2015 dan 2017 lalu.

 

Ya, selama bergabung dengan Juventus, Allegri terus mempersembahkan Scudetto dan Piala Coppa Italia setiap tahun. Posisi mereka sama sekali tidak pernah tergeser dari pemuncak juara kompetisi domestik Italia. Sebuah catatan prestasi yang cukup membanggakan hingga pihak manajemen Juventus memperpanjang kontrak pria berusia 50 tahun tersebut hingga tahun 2020 mendatang.

 

Berada di grup neraka, Juventus juara Liga Champions tetap menjadi keinginan besar para pemain asuhan Allegri. Meski mereka mengawali matchday pertama dengan hasil buruk setelah dikalahkan telak Barcelona dengan skor akhir 0-3. Sedangkan pada matchday 2 melaan Olympiacos FC, Juventus berhasil menangkan pertandingan dengan skor 2-0. Tentu hasil tersebut membuat raihan 3 poin pertama Si Nyonya Tua setelah mereka berada di posisi buncit klasemen sementara.

 

Optimisme dan tekad kuat para skuad tim membuat Juventus juara Liga Champions bakal terjadi tahun ini. Setidaknya hal tersebut telah diungkapkan penjaga gawang Juventus yang bakal pensiun musim depan, Gianluigi Buffon. Buffon jelas akan berusaha keras mengamankan mistar gawang dan berharap Paulo Dybala dkk akan berhasil memenangkan semua laga penting Liga Champions. Kita lihat saja bagaimana anak asuhan Allegri ini berhasil membawa trofi bergengsi Liga Champions ke markas besar mereka.


18+
most trusted

© 2012-2017 IndoSbobet88

© 2012-2017 Agen Sbobet | Judi Bola | Agen Casino Online Terpercaya